Meriahkan HJK Padang ke-357, Festival Telong-Telong Disambut Antusias Warga - Suara Sumbar

Breaking

Senin, 10 Agustus 2026

Meriahkan HJK Padang ke-357, Festival Telong-Telong Disambut Antusias Warga

  


PADANG — Suasana meriah mewarnai rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 melalui penyelenggaraan Festival Telong-Telong di kawasan Danau Cimpago, Kamis (7/8/2026).


Festival yang menampilkan beragam atraksi, kreativitas, serta seni dan budaya dari berbagai kecamatan di Kota Padang tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

 

Sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB, warga mulai memadati kawasan Danau Cimpago untuk menyaksikan langsung kemeriahan kegiatan tahunan tersebut.


Tidak hanya masyarakat umum, festival juga diramaikan para peserta dan kontingen dari masing-masing kecamatan yang tampil membawa kekhasan serta kreativitas daerah masing-masing.


Beragam penampilan yang disuguhkan membuat suasana di sekitar lokasi kegiatan semakin semarak. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang bertahan mengikuti rangkaian acara dan memberikan apresiasi terhadap berbagai atraksi yang ditampilkan.


Jadi Hiburan Sekaligus Edukasi Budaya


Bagi masyarakat, Festival Telong-Telong bukan hanya menjadi agenda hiburan dalam rangka memperingati hari jadi Kota Padang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dinilai menjadi ruang untuk mengenalkan kembali kekayaan seni dan budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.


Kehadiran kontingen dari berbagai kecamatan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat beragam kreativitas yang tumbuh di lingkungan masing-masing wilayah di Kota Padang.


Penampilan tersebut juga memperlihatkan bagaimana seni dan budaya lokal dapat dikemas secara kreatif sehingga menarik perhatian masyarakat dari berbagai kelompok usia.


Salah seorang pengunjung, Siti Nuraini, mengaku senang dan terhibur menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan dalam festival tersebut.


“Kesannya kami sangat senang, bahagia, dan terhibur dengan bermacam-macam penampilan yang disajikan oleh setiap kecamatan. Sungguh kami sangat terhibur dan senang. Luar biasa, bagus, dan keren. Selamat Hari Jadi Kota Padang ke-357,” ujar Siti.


Menurutnya, keberagaman penampilan menjadi salah satu daya tarik utama Festival Telong-Telong. Setiap kontingen menghadirkan kreativitas masing-masing sehingga suasana festival tidak monoton.


Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari agenda budaya Kota Padang.


Pengunjung Beri Nilai 10/10

Antusiasme serupa disampaikan pengunjung lainnya, Dinda, yang mengaku sengaja datang untuk meramaikan Festival Telong-Telong.


Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki daya tarik tersendiri karena hanya digelar satu kali dalam setahun sebagai bagian dari rangkaian peringatan HJK Kota Padang.


“Karena kan acaranya cuma satu kali satu tahun dilaksanakan di Kota Padang, jadi kami sangat antusias buat meramaikan acaranya,” kata Dinda.


Bagi Dinda yang baru pertama kali menyaksikan festival tersebut secara langsung, kegiatan ini juga memberikan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai seni serta budaya yang ada di Kota Padang.


“Menurut aku, karena ini pertama kali datang, jadinya makin banyak belajar,” ujarnya.


Ia bahkan memberikan penilaian tinggi terhadap keseluruhan pelaksanaan festival.


“Untuk rating-nya 10/10. Keren menampilkan dari beberapa kecamatan di Kota Padang, terus ada hiburannya. Keren pokoknya, semoga acaranya ada setiap tahun,” tutur Dinda.


Masyarakat Apresiasi Kreativitas Setiap Kecamatan


Kemeriahan Festival Telong-Telong tidak terlepas dari keterlibatan kontingen dari berbagai kecamatan di Kota Padang.


Masing-masing kontingen membawa kreativitas dan konsep penampilan yang berbeda. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena masyarakat dapat menyaksikan beragam bentuk seni dan atraksi dalam satu rangkaian kegiatan.


Bagi warga, keberadaan festival seperti ini juga memberikan ruang bagi para pelaku seni, generasi muda dan masyarakat untuk berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan kebudayaan.


Tidak hanya tampil sebagai tontonan, kreativitas yang ditampilkan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.


Festival Telong-Telong sekaligus menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Padang. Warga dapat berkumpul, menikmati pertunjukan, sekaligus merasakan semarak perayaan HJK bersama-sama.


Datang Sejak Pagi

Antusiasme masyarakat bahkan sudah terlihat sejak pagi. Kawasan Danau Cimpago mulai ramai didatangi pengunjung sekitar pukul 07.00 WIB.


Kehadiran masyarakat sejak pagi menunjukkan tingginya minat warga untuk mengikuti kegiatan budaya yang hanya digelar pada momentum tertentu tersebut.


Bagi sebagian pengunjung, Festival Telong-Telong menjadi kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman sambil menikmati pertunjukan yang disajikan oleh peserta dari berbagai kecamatan.


Suasana semakin semarak dengan dukungan warga yang memberikan apresiasi terhadap setiap penampilan.


Kemeriahan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan budaya yang dikemas dengan pendekatan kreatif masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat.


Harapan Festival Terus Dilestarikan


Selain memberikan hiburan, masyarakat berharap Festival Telong-Telong dapat terus dipertahankan dan diselenggarakan secara konsisten setiap tahun.


Kegiatan tersebut dinilai memiliki manfaat yang lebih luas karena menjadi sarana untuk memperkenalkan seni dan budaya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.


Konsistensi penyelenggaraan juga dianggap penting agar tradisi dan kreativitas budaya yang berkembang di tengah masyarakat tidak terputus.


Masyarakat berharap setiap pelaksanaan festival ke depan dapat terus menghadirkan inovasi baru tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Kota Padang.


Dengan melibatkan berbagai kecamatan, Festival Telong-Telong juga dapat menjadi ruang bagi setiap wilayah untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya.


Telong-Telong Jadi Bagian dari Identitas HJK Padang


Festival Telong-Telong menjadi salah satu warna penting dalam rangkaian HJK Padang ke-357.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa perayaan hari jadi kota tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menikmati seni, budaya dan kreativitas lokal.


Antusiasme pengunjung seperti yang disampaikan Siti Nuraini dan Dinda menjadi gambaran bahwa kegiatan budaya masih dinantikan masyarakat.


Apresiasi terhadap penampilan dari berbagai kecamatan juga menjadi sinyal positif bahwa ruang-ruang ekspresi seni perlu terus dibuka dan dikembangkan.


Di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi, festival budaya seperti Telong-Telong memiliki peran penting untuk menjaga hubungan generasi muda dengan seni dan budaya daerah.


Karena itu, harapan masyarakat agar Festival Telong-Telong terus digelar setiap tahun menjadi pesan penting agar kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi salah satu ikon budaya Kota Padang.


Dengan kreativitas, partisipasi masyarakat dan konsistensi penyelenggaraan, Festival Telong-Telong diharapkan semakin meriah dari tahun ke tahun, sekaligus menjadi ruang bersama untuk merayakan identitas, budaya dan kebanggaan sebagai warga Kota Padang. (**)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.suarasumbar.my.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Welvy M