Mayat di Sitinjau Lauik Diduga Merupakan Korban Pembunuhan - Suara Sumbar

Breaking

Kamis, 17 Oktober 2024

Mayat di Sitinjau Lauik Diduga Merupakan Korban Pembunuhan

  


SUARASUMBAR - Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Deddy Adriansyah Putra menduga mayat laki-laki yang ditemukan oleh warga di dalam jurang kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (14/10) merupakan korban pembunuhan.


Dugaan itu berdasarkan hasil autopsi untuk melihat kondisi tubuh korban seusai ditemukan secara mengenaskan di dalam jurang.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara memang ada indikasi ke sana (pembunuhan, red) dan itu terus kami dalami," kata Deddy, Rabu.

Dia mengatakan hasil autopsi diketahui kalau penyebab kematian korban adalah gagal napas, kemudian juga ditemukan luka akibat benda tumpul pada bagian kepala.

Jadi, ini masih terus kami dalami lewat serangkaian proses penyelidikan agar peristiwa ini bisa terungkap secara terang benderang," kata Dedy.


Menurutnya, penyelidikan berfokus untuk menentukan di mana korban mengalami dugaan pembunuhan, apakah terjadi di wilayah Kota Padang, atau sudah tewas di luar Padang kemudian baru dibuang di

dalam jurang kawasan Sitinjau Lauik.

Perlu penyelidikan lebih dalam juga untuk menentukan apakah korban ketika dibuang ke jurang itu sudah meninggal atau belum," jelasnya.


Ia menjelaskan hasil penyelidikan nanti akan menentukan Polres mana yang akan menangani perkara dan melakukan penyidikan.


Jika kejadiannya terjadi di Padang maka yang menangani adalah Polresta Padang dan jajaran. Akan tetapi, jika terjadi di luar wilayah hukum maka akan ditangani oleh polres setempat.

Hal ini dikarenakan korban yang awalnya ditemukan tanpa identitas pada Senin (14/10), kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk proses identifikasi.


Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh personel Unit Inafis Polresta Padang akhirnya diketahui kalau korban bernama Anton dengan usia sekitar 39 tahun.


Dia merupakan warga Parit Rantang, Kota Payakumbuh, Sumbar berjenis kelamin laki-laki. Kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas.


Korban terakhir kali terlihat di Payakumbuh pada Jumat (13/10), sebelum menghilang tanpa diketahui keberadaannya.


Pihak keluarga juga telah membuat laporan ke kantor Polisi setempat, namun nahas korban akhirnya ditemukan tewas di Padang pada, Senin (14/10).


Dedy menerangkan proses penyelidikan melibatkan jajaran lintas daerah yakni Satreskrim Polresta Padang, Kepolisian Sektor Lubuk Kilangan, dan Polres Kota Payakumbuh.

Sumber : jpnn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.suarasumbar.online, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Welvy M