SUARASUMBAR - Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat II, Nevi Zuairina kunjungan kerja ke wilayah Pasaman Barat (Pasbar).
Dalam kunjungan tersebut, Nevi bertemu dengan dua Kelompok Wanita Tani (KWT) yang aktif dalam sektor pertanian lokal, yakni KWT Tunas Harapan Mandiri dan KWT Mandiri Sejahtera.
Pertemuan ini dimanfaatkan Nevi yang saat ini bertugas di Komisi VI, untuk memberikan dukungan langsung kepada para wanita tani yang berperan penting dalam menciptakan ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Menurut Nevi, ketahanan pangan tidak hanya penting di skala nasional, tetapi harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan pangan di tingkat nasional, tetapi harus dimulai dari struktur terkecil kehidupan bermasyarakat, yaitu keluarga. Ketahanan pangan ini nantinya akan menjadi pondasi bagi terciptanya ketahanan keluarga secara keseluruhan," tegas Nevi.
Nevi menekankan peran strategis KWT dalam mendukung upaya ketahanan pangan tersebut.
Ia menyatakan bahwa penguatan sektor pertanian di tingkat keluarga akan menjamin kesejahteraan keluarga dan mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari luar daerah.
Dalam dialog dengan anggota KWT, Nevi mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi wanita tani dalam mengelola lahan pertanian mereka, termasuk kebutuhan akan dukungan dari pemerintah.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi para wanita tani di Pasaman Barat, terutama terkait akses bantuan yang lebih memadai dari pemerintah.
Sebagai anggota Badan Anggaran DPR, Nevi berharap kunjungan ini dapat memacu semangat anggota KWT di Pasaman Barat untuk terus berinovasi dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Pemberdayaan wanita tani bukan hanya soal meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga membangun ketahanan pangan yang pada akhirnya akan berdampak pada ketahanan keluarga. Ini adalah langkah nyata yang harus terus didukung dan dikembangkan,” jelas Nevi. (**)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar