SUARASUMBAR - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah.
Nevi menilai bahwa keterlibatan UMKM dalam penyediaan makanan ini tidak hanya akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian nasional.
"Ini bisa membantu meningkatkan pendapatan UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru di daerah, yang pada gilirannya berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal dan nasional," ujar Nevi dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Nevi menekankan bahwa dengan melibatkan UMKM, terutama yang bergerak di bidang kuliner dan pertanian, rantai pasok makanan akan lebih terjaga, mendukung keberlanjutan ekonomi lokal, serta meningkatkan ketahanan pangan.
"Misalnya, petani lokal bisa menyediakan bahan baku segar, sementara pelaku UMKM lainnya mengolah dan mendistribusikan makanan tersebut," jelasnya.
Menurut Nevi, program nasional ini dapat menjadi pendorong bagi UMKM untuk meningkatkan standar kualitas produk mereka, sehingga lebih kompetitif dan memiliki peluang untuk memperluas pasar di luar program ini.
"Keterlibatan UMKM dalam program makan bergizi gratis tidak hanya akan mendukung kesejahteraan masyarakat tetapi juga akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkembang lebih jauh," tambahnya.
Selain itu, Nevi juga mengingatkan pentingnya kolaborasi yang efektif antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal untuk memastikan keberhasilan program ini.
"Dukungan pemerintah dalam bentuk regulasi, pelatihan, dan pendanaan sangat penting untuk menunjukkan komitmen terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sembari mendorong pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.
Melalui langkah-langkah ini, Nevi berharap program makan bergizi gratis dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat luas, baik dari segi peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun penguatan ekonomi lokal dan nasional.(*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar